Sebuah Pesan dari Balik Lensa
Buku ini, “PRIGEN: The Last Sanctuary”, adalah akumulasi dari kesabaran selama berjam-jam di balik kamera, menunggu momen ketika seekor predator menunjukkan sisi rentannya, atau ketika seekor induk primata memberikan sentuhan paling manusiawi kepada anaknya. Sebagai seorang fotografer, bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan tanggung jawab moral untuk menjadi penyambung lidah bagi mereka yang tak bersuara.
Taman Safari Prigen bukan sekadar tempat rekreasi; ia adalah benteng. Di sini, konservasi bukan sekadar kata benda, melainkan kerja keras tanpa henti. Melalui setiap helai bulu, tatapan mata yang tajam, dan tekstur kulit yang terekam dalam buku ini, saya ingin mengajak Anda melihat satwa bukan sebagai objek, melainkan sebagai subjek yang memiliki hak untuk terus ada.
Setiap foto dalam koleksi ini telah melalui proses dan penyempurnaan digital untuk memastikan esensi keagungan mereka tersampaikan.
Terima kasih telah bergabung dalam perjalanan visual ini. Mari kita pastikan bahwa auman, derap langkah, dan nyanyian rimba ini tetap terdengar untuk generasi yang akan datang.

























































































































